Menyisir kelam yang dilanda
kehampaan
Terdekap sunyi rawan petaka
Disela – sela angin yang berhembus
Diantara sorotan balik sinar – sinar
tajam
Bergerak lantang melaju, menikung
Bertubi – tubi suara sengau
mengintai
Ribuan roda bahkan saling beradu
Tak pandang, sekecil butir pasir
ataukah sebesar batu gunung
Hantaman – hantaman keras
Gesekan – gesekan miris
Tak mampu hindari, kerasnya menekan
mendesak
Tersingkir dari arena, membuat
semakin tersungkur
Membiru, menjadi – jadi bahkan mati
Ya ! Diatas derai – derai fatamorgana
ini mereka berlalu
Terus berpacu...
Tertanda: Yoga Febriana


0 komentar:
Posting Komentar