Kau yang dulu ku kenal
Kau yang dulu ku sapa
Kau yang dulu ku tau
Kau yang begitu indah
Kau yang begitu polos
Kau yang begitu berbeda
Tak tersamakan …
Selang waktu, yang trus berlalu
Kau tak tampakkan senyum manismu
Kau tak tampakkan kebahagiaanmu
Kau tak tampakkan kesedihmu
Kau tak tampakkan semua suka dukamu
Bahkan, kau tak tampakkan Jati Dirimu
Padaku …
Kau datang, dan pergi
Sesuka hati …
Tak sedikitpun, kau berfikir
Bahwa kau tlah menyakiti hati
Akhirnya, detik waktupun bicara padaku
Bahwa kau sudah tak seperti dulu
Kau tlah jajah, hati tiap insan
Kau tak punya belas kasihan
Kau lampiaskan semua kemarahan
Kau lampiaskan semua kekesalan
Pada hati yang sangat rentan
Saat ku tau jati dirinya
Ku hanya bisa tertawa
Hahaha …
Begitu lucu, kalakuannya
Suka berbohong, ingkari janjinya
Dengan mulut manisnya …
Yang dulu ucapkan kata cinta
Yang dulu ucapkan janji manisnya
Padaku, yang dulu dia puja
Betapa beruntungnya hatiku ini
Menolak kau, yang suka ingkar janji
Yang senang, menyakiti hati
Tak kusangka kau begitu
Maaf, dulu memang kusalah menilaimu
Ku kira kau berbeda, indah, tak ada yang menyamaimu
Tapi kini …
Ku tlah yakin pada hati ini
Bahwa, ternyata kau sama dengan yang lain
Senang mempermainkan hati
Yang sama sekali tak patut, tuk ku puji
By : Yoga Febriana


0 komentar:
Posting Komentar